Sepatu Adidas Terbaru dari Cahaya dan Oksigen, Ultraboost Futurecraft 4D

Hampir sebagian besar orang akan menjawab tidak mungkin ketika ada yang menyebutkan jika terdapat sepatu yang terbuat dari oksigen dan cahaya. Namun, hal tersebut dibantahkan karena ada sepatu Adidas terbaru yang terbuat dari cahaya dan oksigen yang siap untuk diproduksi masal. Sepatu yang disebut dengan Ultraboost Futurecraft 4D ini siap menguras kantong Anda untuk bisa dimasukkan ke daftar koleksi sepatu Adidas Anda.

Adidas Ultraboost Futurecraft 4D ini menggunakan teknologi boost di bagian solnya. Midsole sepatu ini menggunakan cahaya dan oksigen sehingga pada bagian solnya terdapat design yang berlubang-lubang yang berbeda dari sepatu pada umumnya. Teknologi sol Digital Light Synthesis ini dikembangkan oleh Carbon yang bekerja sama dengan Adidas. Untuk bagian desainnya, sepatu ini menggunakan design ultraboost yang merupakan produk andalan Adidas.

Teknologi yang digunakan Adidas untuk menghasilkan sepatu Adidas terbaru yang bakal bisa secepatnya ditemukan dan dibeli di toko online terpercaya dan resmi ini mampu untuk mencetak tapak yang berterusan mulai dari bawah hingga ke bagian atas. Walaupun dikatakan terbuat dari cahaya dan oksigen, namun hanya bagian sol-nya saja yang menggunakan teknologi percetakan 3D tersebut sehingga membuat bagian solnya terlihat seperti berlubang-lubang.

Sepatu terbaru milik Adidas ini rencananya akan diproduksi masal sebanyak 5000 pasang yang nantinya bisa Anda temukan di gerai atau toko resmi milik Adidas. Di akhir tahun 2018, menurut informasi, akan diproduksi lagi hingga 100 ribu pasang sepatu yang bisa melengkapi koleksi sepatu Adidas milik Anda. Sebelumnya, sepatu ini sudah mencetak 300 pasang pada bulan April 2017. Ada beberapa hal unik terkait dengan Futurecraft 4D milik Adidas ini.

Pertama adalah Adidas yang berkolaborasi oleh Google dan General Electric. Walau secara langsung dalam pembuatan Ultraboost Futurecraft 4D ini Adidas bekerja sama dengan Carbon, yang terkenal memiliki reputasi dalam menemukan teknik cetakan polimer dengan ketahanan yang luar biasa, dalam masalah teknologi untuk pembuatan Solnya, namun Carbon dibiayai oleh Google dan General Electric sehingga secara tidak langsung, Adidas bekerja sama secara tidak langsung dengan perusahaan asal Silicon Valley.

Kedua adalah Adidas berhasil melawan logika dari yang tidak mungkin menjad mungkin. Hal tersebut dibuktikan dari penggunaan bahan dasar cahaya dan oksigen untuk membuat sepatu keluaran terbaru dari Adidas ini. Dengan penggunaan teknik yang disebut dengan digital light Synthesis membuat Adidas dan Carbon lebih unggul dalam pembuatan sepatu jika dibandingkan dengan pembuatan yang menggunakan teknik cetakan 3D konvensional.

 

Berikut ini keunikan sepatu adidas Ultraboost futurecraft 4D

 

Hal unik lainnya dari sepatu Adidas terbaru, Ultraboost Futurecraft 4D, adalah:

• Bahannya.

Penggunaan Digital Light Synthesis untuk bantalan dari bahan dasar resin polimer cair. Bahan tersebut kemudian menggunakan proyeksi sinar UV agar bisa dibentuk sesuai dengan keinginan. Agar nyaman saat digunakan, dalam pembuatannya, resin polimer yang telah dibentuk tersebut di sisipi dengan optik berpori oksigen sehingga bantalan dari sepatu sneakers ini memiliki pori udara, lentur dan memiliki ketahanan yang tinggi.

• Hemat.

Hemat waktu dan biaya produksi jika dibandingkan teknik 3D konvensional yang 10x lebih cepat. Jika dibandingkan teknologi digital light synthesis, teknik 3D konvensional lebih lama karena harus lewat proses pencetakan yang standar.

• Harga.

Harganya yang bisa menguras kantong. Sebanding dengan yang akan konsumen peroleh, ketahanan yang tinggi, fleksibel, design yang menarik, sepatu dari cahaya dan oksigen ini dibanderol dengan harga sekitar USD 350-400.

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *