Mengapa “Finishing” dalam Pengerjaan Interior Itu Penting?

Jika ditelisik lebih jauh, desain interior ternyata mencakupi banyak sekali hal khususnya jika kita berbicara tentang pengerjaan desain interior itu sendiri. Sebuah proyek desain interior akan membutuhkan banyak sekali usaha agar hasilnya memuaskan. Bagi kebanyakan orang, desain interior mungkin hanya berhubungan dengan pemilihan dan penempatan furniture, pengecatan dinding, pemasangan dekorasi, dan penambahan aksesoris saja. Padahal masih ada banyak hal yang lain yang harus dilakukan. Salah satunya adalah finishing. Finishing atau bisa diterjemahkan menjadi “penyelesaian” merupakan sebuah tahap yang sangat penting bagi sebuah pengerjaan interior desain. Mengapa bisa demikian? Mari kita bahas bersama-sama.

Apa Itu Tahapan Finishing

Mungkin ada sebagian dari Anda yang masih cukup awam dengan desain interior. Untuk mempermudah bagi Anda memahami pentingnya tahapan finishing, mari kita bayangkan sebuah ilustrasi pengerjaan desain interior. Bayangkan Anda sedang memiliki proyek untuk mendesain ruang tunggu kantor Anda. Anda tidak boleh main-main dengan desain ruangan ini. Ruang tunggu di kantor Anda akan dipergunakan oleh banyak orang yang notabene bukan berasal dari kantor Anda. Bisa jadi klien Anda, tamu, atau orang yang memiliki keperluan dengan kantor Anda. Bisa dikatakan ruang tunggu tersebut akan menjadi representasi bagi seberapa “bonafit”nya perusahaan Anda. Anda menyewa kontraktor interior untuk mengurusi desain ruang tunggu tersebut. Namun ternyata kontraktor tersebut lupa untuk melakukan finishing. Silakan Anda lihat sendiri hasilnya dan Anda akan menemukan bagaimana penampilan ruangan tersebut akan tampak kusam. Furniturenya juga akan mudah kotor atau bahkan rusak. Inilah mengapa finishing sangatlah dibutuhkan.

  1. Finishing Memberikan Efek Ekstra pada Desain Interior

Dengan mengacu pada ilustrasi di atas, dapat dikatakan bahwa finishing memberikan efek yang lebih lagi pada sebuah desain interior. Jika diibaratkan sebagai sebuah mobil, finishing merupakan polesan terakhir yang akan membuat penampilan mobil tersebut lebih mengkilap dan menawan. Itulah yang dilakukan finishing pada keseluruhan desain interior tersebut. Dengan finishing yang tepat, furniture yang sudah ditempatkan dalam ruangan akan tampak lebih menawan. Tidak hanya itu saja, hal-hal yang lain yang berhubungan dengan desain interior ruang tunggu tersebut seperti dekorasi yang dipasang dalam ruangan juga akan lebih tampak dan memberikan efek yang lebih besar. Sebagai contoh, Anda memasang lampu sorot dari arah bahwa dekorasi pohon yang diletakkan di ruang tunggu tersebut. Lampu sorot tersebut merupakan bentuk tahapan finishing yang akan membuat penampilan pohon tersebut akan lebih dramatis dan akhirnya memberikan efek yang lebih besar lagi pada keseluruhan desain ruang tunggu.

  1. Finishing Memberikan Perlindungan Ekstra pada Desain Interior

Tidak hanya masalah penambahan efek yang lebih besar bagi desain interior, tahapan finishing juga akan memberikan perlindungan ekstra pada hal-hal yang berhubungan dengan desain interior ruangan Anda. Sebagai contoh, Anda memberikan pelitur pada furniture kayu yang Anda letakkan dalam ruangan. Pelitur akan memberikan perlindungan ekstra bagi furniture Anda yang akan membuatnya lebih awet dan tidak mudah kotor. Secara tidak langsung, tahapan finishing desain interior akan membuat Anda bisa menghemat lebih banyak uang lagi di masa depan karena Anda tidak perlu membeli furniture terlalu sering akibat furniture mudah kusam dan rusak.

Sebagai kontraktor interior yang berpengalaman, PUMA Interior sangatlah paham betul seberapa pentingnya finishing dalam pengerjaan interior. Anda tidak perlu meminta kontraktor tersebut untuk memberikan finishing karena sudah selalu termasuk dalam paket pengerjaan. Dan tentunya, hasil yang akan Anda dapatkan mampu membuat senyum terkembang di wajah Anda karena ruangan Anda akan tampak sangat memukau dan nyaman.

, , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *